Beberapa waktu lalu saya dan pasangan saya makan siang di suatu restoran yang terletak di pusat kota Purwokerto. Pramusaji menerima pesanan dan menyediakan makanan secara terampil. Cukup terkejut, dengan nasi yang dibentuk hati, pasangan saya tersenyum. Saat kami menikmati makanan yang dihidangkan, pramusaji yang lain mendekati kami lalu dengan sopan bertanya bolehkah ia melakukan sulap.
Kami berdua tersenyum sambil mempersilakan. Sulap yang ditampilkan tidak seheboh yang di televisi tetapi cukup membuat kami kagum dan tergelitik. Pasangan saya berulangkali tertawa, karena salah menebak. Ketika atraksi selesai kami berdua melanjutkan kegiatan bersantap siang. Pasangan saya membicarakan dan ingin mengetahui trik sulap yang baru disaksikan, kepada saya. Alhasil pembicaraan menjadi lebih lama membuat kami memesan makanan kecil dan minuman tambahan
. Read the rest of this entry »
December 12th, 2011 | Posted in obrolan | No Comments
Kemarin saat ngobrol di warung angkringan, ada yang bertanya mas, saya mau buka usaha warung atau toko kelontong kecil-kecilan tapi modalnya kecil, baiknya bagaimana ya ?
Tentu saja saya langsung bilang, modal uang berapapun, untuk suatu usaha, adalah terbatas, dan ukurannya relatif terhadap bisnis yang akan dibuka. Untuk ukuran saat ini (2011) Uang 4 juta untuk buka warung di rumah bisa dianggap cukup tapi modal 4 milyar untuk buat pabrik sepeda motor sangatlah kurang.
Menurut saya untuk membuka warung atau toko kelontong sebaiknya memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut :
1. Lokasi usaha : Read the rest of this entry »
December 4th, 2011 | Posted in obrolan | No Comments
Mulanya Ratiman, saudagar Mie 28/31 hanyalah seorang karyawan di salah satu home industry mie di Jakarta. Malah, sebelumnya ia sempat menjadi tenaga pembuat roti dan menjual air keliling. Kendati demikian, pekerjaan tersebut dilakoni lelaki yang telah almarhum tersebut dengan ulet. “Bapak itu orangnya giat dan selalu ingin maju,” ujar Tri Murtini, anak Ratiman yang meneruskan bisnisnya kini. “Bapak itu orangnya jujur. Sampai-sampai Bapak dipercaya oleh bosnya untuk mengelola pabrik mie beliau. Seiring perjalanan waktu, setelah di dikelola Bapak, produksi mie malah meningkat. Malah menjadi 100-zak perhari. Sehingga akhirnva Bapak berpikiran untuk membuka pabrik mie sendiri di Pekapuran ini,”kata Tri menjelaskan.
Read the rest of this entry »
April 24th, 2011 | Posted in Ulasan | No Comments
Sudah bertahun-tahun sejak blogging telah dipraktekkan. Tapi itu baru-baru ini telah dianggap sebagai salah satu yang menyebabkan kecanduan. Banyak remaja telah menggunakan blog sebagai saluran untuk emosi mereka, sebuah sudut online kecil di mana mereka dapat berkata tanpa berpikir apa pun hanya masalah mereka atau apa pun yang membuat mereka merasa gembira. Pemasar telah menemukan bahwa blogging adalah salah satu metode pemasaran internet terbaik yang tidak akan dikenakan biaya satu sen pun.
Read the rest of this entry »
April 23rd, 2011 | Posted in obrolan | 1 Comment
Pernah mendengar tentang program afiliasi? Ini adalah bentuk iklan Internet yang memberikan penghargaan terhadap afiliasi untuk mengarahkan pengunjung ke pengiklan atau untuk transaksi lainnya. Pengiklan membayar affiliate untuk menempatkan link pada situs web mereka, dan afiliasi mengirimkan pengunjung ke website pengiklan . Sederhananya, ini tentang membayar komisi kepada orang-orang yang membantu Anda melakukan penjualan. Semudah itu ? tentu TIDAK.
Afiliasi pemasaran memiliki pasang surut. Read the rest of this entry »
April 20th, 2011 | Posted in obrolan | No Comments
Kalau anda berkunjung ke Sidoarjo dan ingin menikmati suasana malam, mampirlah ke jalan Kartini. Di sepanjang jalan irrimerupakanlokasikafe-kafe dari berbagai tingkatan segmen pengunjung. Salah satu yang paling banyak mendapat perhatian pengunjung adalah Delta Cafe. Kafe yang menonjolkan interior bambu ini dikunjungi 500 orang/ hari, dengan omzet rata-rata Rp.5.000.000/hari. Inilah cafe no 1 di Sidoarjo dari sisi jumlah pengunjung.
Suwarno, Heru, Budi Rianto, Budi Santoso dan Asnan , kelimanya sarjana teknik, harus menerima kenyataan di “PHK” karena badai “krismon” pada 1997. Mereka tak putus asa dan terus memutar otak mencari pekerjaan apapun asal halal dan bisa mengisi perut. Mereka Akhirnya coba keberuntungan membikin cafe kelas menengah.
Sebuah rumah tua kecil berhalaman luas namun becek, dan tak ada satu orangpun berani menjamahnya karena konon berhantu, dipilih sebagai lokasi kafe pertama mereka. Alasan pemilihan lokasi itupun cukup sederhana. Pemilik rumah tak memungut bayaran sepeserpun asal mereka mau meravvat rumahnya. Read the rest of this entry »
April 18th, 2011 | Posted in Ulasan | No Comments
Banyak pebisnis yang memulai dan memperbesar usahanya ‘cukup’ dengan kreativitas, kejelian, dan keberanian. Salah satunya adalah Agus Setiawan. Seorang pebisnis di bidang hiburan untuk berbagai macam pesta dan acara lainnya. Nah, mari kita telusuri lika-liku perjalanan usahanya bergerak di bisnis ini.
Di bawah bendera Kreasi Enterprise, Agus menyediakan kemampuannya menghibur di berbagai acara. Dari pesta ulang tahun, gathering ceremonial, sampai product launching mampu ditanganinya. Berbagai keperluan pesta dimulai dari dekorasi pesta, sound system, badut, sulap, hingga MC juga bisa disediakannya. “Saya punya sumber daya manusia terlatih dan peralatan yang memadai untuk sebuah pesta,” kata pria yang biasa dipanggil Iwan. Read the rest of this entry »
April 18th, 2011 | Posted in Ulasan | No Comments
Penyalur ayam potong di Kawasan Penjagalan Ayam, Pulo Gadung, Jakarta Timur ini setiap hasri mampu menjual 20 ton ayam perhari. Bukan lantaran modal besar atau kekayaan orangtua yang mengawali, tetapi tanpa modal. Kok bisa?
“Waktu itu, tahun 1990, saya lulus kuliah dari Universitas Sudirman Purwokerto dan mencari pekerjaan sangatlah susah. Saya ingin mencoba berternak dengan modal cuma Rp 3 juta. Uang ini saya belikan 400 ekor ayam. Karena ada keuntungan, saya tambah menjadi 600 ekor bahkan sampai 1500 ekor.” kata Wargi Haryono.
Read the rest of this entry »
April 18th, 2011 | Posted in Ulasan | No Comments
Judo taryanto (23) adalah produk pebisnis pemula yang dilahirkan karena krisis dan kreativitas berpikir. Waroeng Bamboe SoeraBaiA (WBS), adalah anak kandung bisnis yang dilahirkan dari kemampuan meriset pasar, ide dan kemampuan mempersatukan berbagai potensi di pasar. “Awalnya saya hanya modal ide. Kendati demikian, ide tersebut saya matangkan dengan banyak membaca buku, melakukan riset, dan mengikuti pelatihan entrepreneurship,” jelas Judo, saat di wawancarai melalui telepon. Selanjutnya, bersama dengan Wisnu W.A.P, Judo menawarkan produk ide tersebut kepada seorang investor — yang kebetulan merupakan temannya juga.
Read the rest of this entry »
April 18th, 2011 | Posted in Ulasan | No Comments
Berkecimpung dalam bisnis tanaman anggrek memang membutuhkan kecermatan tertentu. Salah satunya adalah pengalaman. Mengapa? Pengalaman sangat penting mengingat ketrampilan merawat sebuah “makhluk hidup” merupakan “tacit skill” alias bisa karena biasa.
Di samping pengalaman (tacit skill tadi), strategi pemasaran ternyata punya dampak yang cukup signifikan. Sutikno, pria kelahiran Januari 1962, telah tujuh tahun secara intensif mengelola kebun anggreknya di Taman Anggrek Ragunan. Kawasan tersebut berfungsi juga sebagai “show room”. Satu buah kawasan lagi di Sukabumi berfungsi sebagai pembibitan dan perawatan. Atau dengan kata lain pabrik produksinya.
Read the rest of this entry »
April 18th, 2011 | Posted in Ulasan | No Comments